Panduan Lengkap: Cara Memilih Ayam Petelur yang Bagus & Produktivitas Tinggi
Kesuksesan bisnis peternakan ayam petelur sangat bergantung pada satu faktor kunci: Kualitas Bibit. Banyak peternak pemula mengalami kerugian karena salah memilih bibit di awal. Dalam artikel eksklusif SALMON88 kali ini, kita akan mengupas tuntas cara menyeleksi ayam petelur dari fase DOC hingga siap produksi.
1. Menilai Kualitas DOC (Day Old Chick)
- Bobot Standar: Pilih DOC dengan bobot minimal 35-40 gram per ekor.
- Kondisi Fisik: Pusar harus tertutup sempurna dan kering.
- Lincah & Agresif: DOC harus merespon suara atau gerakan dengan cepat.
2. Memilih Berdasarkan Strain Terbaik
| Strain Ayam | Produktivitas Telur |
|---|---|
| Isa Brown | ± 300-320 butir/tahun |
| Lohmann Brown | ± 310-325 butir/tahun |
3. Ciri Fisik Ayam Siap Bertelur (Pullet)
A. Jarak Tulang Pubis
Ayam produktif memiliki jarak antar tulang pubis minimal 2-3 jari orang dewasa.
B. Kondisi Jengger
Pilih ayam dengan jengger berwarna merah cerah, kenyal, dan terasa hangat.
Butuh Konsultasi Bibit Ayam Unggul?
Dapatkan panduan langsung dan pemesanan bibit kualitas terbaik melalui layanan pelanggan kami.
SALMON88 – Solusi Cerdas Peternak Indonesia



Leave a Reply